aku mungkin hidup dalam kelompok kematian
hanya kaku menghadap jalanan berbatu
membakar daging
atau
langsung menggelegakkan darah
untuk hidangan makan malam
pasti tidak mengundang selera
kerna kegelapan
adalah mimpi yang pasti.
tapi kenapa dibiarkan tubuh terluka itu?
sedang pembunuhan akan terus
mentertawakan nyawa.
medan, indonesia
12 mlm
21 mei 1999
No comments
Comments feed for this article