Hidup kita manusia ini
memang mesti jadi pemain
atas panggung alam
atau
dunia telah mempermainkan kita
dan kitapun bermain.
kerna hidup adalah satu permainan
maka bumipun adalah sebiji bola
(atau sebiji bola itu adalah bumi)
dan kitapun hidup dalam sebiji bola
yang ditendang, ditimang, ditanduk
dan disepak sesuka hati
kitapun bergolek dan berputar
pada orbit yang menerbit
rasa gugah pada kemanusiaan.
Dan pastinya rasa kemanusiaan itu
jadi bola yang dipermainkan.
lalu akan muncul Sang Juwara dan Tertewas
dan kitapun tahu
Sang Juwara itu terus hidup dalam permainan
dan yang tertewas itu
akan terkeluar dari permainan
untuk hidup dalam kehidupan
bukan dalam permainan.

10.38 pagi, 23 julai 98
sanggar pelakon, um